Kota puitis

Kerasnya Metropolitan, garingnya hidup yang diwarnai rutinitas yang membosankan, seperti menemukan oase-nya dengan hadirnya beberapa penggalan puisi di tembok-tembok gersang kota. Sebuah gerakan literasi kota yang kreatif dalam memopulerkan sastra sekaligus mengembuni nurani warga yang dahaga. (bamz)

Gerakan literasi kota atau moralisasi warga?

Gerakan literasi kota atau nuranisasi warga? (sumber foto: Kompas)

Advertisements

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: